Layangku S1 ASIX

Alhamdulillah besok, anak lanang, Layangku lulus S1 ASIX dan siap-siap untuk MPASI perdananya. Rasanya WOW sekali, ternyata ketika niat sudah bulat, saya diberi banyak kemudahan untuk konsisten. Sejauh ini, suami dan keluarga selalu mendukung dan bahkan tetangga pun banyak yang bersimpati.

6 bulan kurang sehari ini, beberapa hal penting yang terjadi:

  • Sekitar umur 40 harinya Layang, saya terkena mastitis yang sungguh luar biasa meyiksa selama hampir 2 minggu. Meski saya harus sambil menangis ketika menyusui, saking sakitnya tetapi tidak menyurutkan niat saya sedikitpun untuk berhenti menyusui. Layang jugalah yang membantu penyembuhan mastitis saya dengan setiap hisapan untuk mengosongkan gentong susunya :p * akan saya coba tulis secara khusus tentang mastitis dan pengobatan yg saya lakukan

  • Umur 3bulanan pernah bisulan ( duh tak keren sekali kau nak he..he..) Layang sakit pertama kalinya dan panas juga, saya dan suami lumayan panik dengan Layang yang menjadi sangat amat rewel. Kami membawanya ke puskesmas, tetapi ketika Layang malah diberi antibiotik kami memutuskan untuk tidak memberikannya. Walaupun kami masih cetek dalam pemahaman sakit tetapi menurut kami pemberian antibiotik pada bayi sangat berlebihan sekali, dan setelah browsing sana-sini untungnya keputusan kami tepat. Sorenya Layang kami bawa ke dsa, dan untung kami hanya diberi salep untuk melokalisir bisul dan meminimalisir iritasinya. ( nama dsa-nya langsung nyantel di memori)
  • Kemudian, kurang lebih 2 minggu lalu, Layang batuk selama 3-4 harian. Sangat rewel tapi saya bersikukuh untuk home treatment, dan menghindari unsur chemical memasuki badan mungilnya. Dan Allah sungguh sayang pada kami, dengan di jemur, intensitas pemberian asi dipersering dan penguapan minyak kayu putih dikamar berhasil meredakan batuk Layang.
  • Terakhir semalam, hidung Layang berlendir dan agak susah tidur. Kami langsung menguapkan minyak kayuputih kembali, asi dipersering dan pagi di jemur lebih lama, Alhamdulillah pagi tadi ketika saya tinggal kerja Layang sudah jauh lebih baik.

Saya percaya, salah satu yang berperan menjaga kestabilan badan Layang adalah ASI. Makanan dan minuman terbaik bayi yang telah diberikan oleh Tuhan melalui payudara ibu. Saya ingin senantiasa konsisten memberikannya kepada Layang sampai dia merasa puas dan tercukupi. Peran saya kan hanya sebagai media yang menjadi perantara untuk selalu menyampaikan asi tersebut dengan sebaik-baiknya. Dan semoga saya juga senantiasa mampu bertanggungjawab dan amanah dalam menjaga keberadaan asi-nya Layang. Doa terdalam saya, semoga nursing strike tidak akan pernah mengunjungi (lagi) dan saya konsisten menyusui sampai Layang menyapih dirinya sendiri dengan penuh cinta. Amiiiiin.

(sertifikat lucu download di asosiasi ibu menyusui indonesia untuk mengapresiasi dan dokumentasi histori Layang🙂

Layang Satya Katara,
Selamat jadi sarjana ASI ya nak,
terimakasih telah menjadi anak manis yang sangat kooperatif,
Ibu dan Bapak sangat sekali sayang padamu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s